- Blog Azadea Azzahra: April 2018

Jumat, 06 April 2018

Bosan dengan kerjaan? Hati-hati, kesehatan otak terancam

Bosan dengan kerjaan? Hati-hati, kesehatan otak terancam,- Sebagai manusia yang masuk ke dalam usia produktif, tentu saja hari-harimu diisi dengan pekerjaan. Baik itu pekerjaan formal maupun informal. Pada awal mendapatkan pekerjaan tersebut, tentu kamu merasa bersemangat. Namun setelah dijalankan selama bertahun-tahun, adalah hal yang wajar jika kamu merasa bosan. Kebosanan ini ditandai dengan mandeknya ide dan perasaan malas untuk mengerjakan.

Bosan dengan kerjaan yang setiap hari kamu lakukan tak hanya mengancam produktivitasmu saja. Sebab kesehatan otak dan kemampuan otak untuk bekerja juga ikut menurun. Sebuah penelitian mengungkapkan hal tersebut.

"Kita semua pasti pernah merasa bosan dengan pekerjaan harian yang kita lakukan. Penelitian menemukan bahwa kurangnya stimulasi atau tantangan saat bekerja memiliki efek jangka panjang pada kesehatan otak," ungkap penelitian ini.

"Para psikolog mengatakan bahwa otak adalah otot. Dan saat tidak dilatih dengan baik lewat berpikir atau memecahkan masalah, maka kemampuan kognitifnya di masa mendatang akan berkurang."

Penelitian yang juga dipublikasikan dalam jurnal Occupational and Environmental Medicine ini menyarankan walaupun pekerjaanmu membosankan, kamu harus tetap mengasah otakmu untuk berpikir. Sebab otak yang tumpul tak hanya menurunkan kecerdasanmu namun juga bisa mengundang datangnya penyakit membahayakan sepeti Alzheimer atau demensia.

Senin, 02 April 2018

Berikut Ketahui Gejala Tumor Otak pada Bayi

Berikut Ketahui Gejala Tumor Otak pada Bayi,- Apakah Anda merasa kepala bayi membesar, gerakan anggota badan yang tidak normal, dan sering muntah? Bisa jadi bayi Anda mengalami penyakit serius. Bayi Anda mungkin mengidap penyakit tumor otak dan perlu segera ditangani oleh dokter.

tumor otak merupakan sebuah penyakit yang akan berpengaruh pada pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan bayi. Tumor otak merupakan gumpalan sel-sel otak yang tumbuh secara berlebihan dan tidak normal. Ketika gumpalan tersebut membesar, akan menekan daerah lain di otak yang akan memengaruhi fungsi otak.

Penelitian dan ilmu kedokteran belum mengetahui secara pasti penyebab dari tumor otak pada bayi. Tetapi beberapa peneliti percaya tumor ini terjadi karena faktor genetik dan lingkungan. Bagaimana Anda tahu jika bayi anda terkena tumor otak? Berikut ini beberapa gejala yang nampak pada bayi yang mengidap tumor otak.

Bayi tidak mampu untuk menggerakan anggota badan, seperti wajah, lengan, badan, dan kaki.
Bayi sulit untuk melakukan gerakan normal.
Bayi sering menangis.
Kepala bayi yang cepat membesar.
Bayi sering muntah

Tumor otak pada bayi apat disembuhkan jika diobati sejak dini. Segeralah meminta bantuan medis dan mengikuti prosedur pengobatan. Dengan begitu, bayi Anda akan memiliki peluang untuk hidup normal dan bahagia.