- Blog Azadea Azzahra

Laman

Rabu, 06 Desember 2017

Ketahui Minyak sayur ternyata bisa sebabkan kanker dan melemahkan otak

Ketahui Minyak sayur ternyata bisa sebabkan kanker dan melemahkan otak,-Dalam makanan sehari-hari, penggunaan minyak adalah hal yang tidak dapat dihindari. Salah satu minyak yang dipercaya menyehatkan adalah minyak sayur atau minyak nabati. Tetapi penelitian terbaru menyatakan bahwa minyak ini ternyata dapat menimbulkan kanker dan penyakit otak.

Sebuah penelitian terbaru menyatakn bahwa memasak dengan dengan menggunakan minyak sayur atau minyak nabati dapat menimbulkan munculnya berbagai zat kimia beracun yang dapat berakibat kanker dan melambatnya kerja otak.

Menurut University, makanan yang di goreng dengan menggunakan minyak sayur memiliki kandungan aldehyde lebih tinggi 100 hingga 200 kali lipat dari jumlah konsumsi harian yang di sarankan WHO.

Ketika dipanaskan, minyak sayur yang terbuat dari jagung, bunga matahari, kelapa sawit, dan kedelai dapat mengeluarkan sebuah zat kimia bernama aldehyde yang dapat menimbulkan berbagai macam kanker dan penyakit seperti alzheimer. Untuk diet, di sarnakan menggunakan mentega, minyak kelapa, dan wijen, karena lebih aman dibanding jenis minyak sayur lainnya.

Kandungan kimia serta lemak tak jenuh ganda yang di miliki oleh minyak ini juga di sebut dapat menimbulkan peradangan dan penyakit jantung dalam tubuh. Selain itu kandungan omega 6 yang kaya dari minyak ini juga dapat mengusir kandungan omega 3 yang diperlukan untuk tubuh.

Untuk kesehatan, para ahli menyarankan untuk menggunakan minyak sayur ini dalam jumlah yang sedikit. Cara lain adalah dengan menggantinya dengan menggunakan minyak zaitun yang jauh lebih sehat

Senin, 04 Desember 2017

Ketahui kanker otak pada orang beralergi lebih kecil

Ketahui kanker otak pada orang beralergi lebih kecil,- Peneliti Amerika Serikat mengatakan bahwa orang yang memiliki alergi memiliki risiko terserang tumor otak lebih rendah. Judith Schwartzbaum, seorang profesor epidemologi di Universitas Ohio, mengatakan pria dan wanita yang pada sampel darahnya memiliki alergi berpotensi mempunyai glioma lebih kecil. Potensi tersebut mencapai angka 50 persen lebih kecil dibandingkan yang tidak memiliki alergi.

Keberadaan glioma pada tubuh menyebabkan potensi tumbuhnya tumor atau kanker lebih besar.

Penelitian yang diterbitkan pada National Cancer Institute, Amerika, juga menyebutkan risiko kanker otak pada wanita beralergi lebih rendah dibanding pria beralergi. 

Para peneliti telah mengumpulkan sampel dari orang yang belum memiliki glioma pada beberapa dasawarsa lalu. Dari sampel itulah data mengenai keterkaitan alergi dan glioma didapat. "Boleh jadi sistem imun yang lebih tinggi orang beralergi mampu menekan efek dari glioma" kata Schawrtbaum pada pernyataannya.

Ketidakberadaan alergi masih menjadi faktor terkuat pada kehadiran tumor otak. Namun Schartzbaum mengakui bahwa masih banyak yang perlu diteliti untuk hasil yang lebih akurat. 

Senin, 25 September 2017

Mengejutkan, ganja bisa sembuhkan kanker otak

Mengejutkan, ganja bisa sembuhkan kanker otak,- sebuah penelitian menemkan bahwa ganja bisa menyerang kanker otak. secara agresif dan menyembuhkannya.

Penelitian yang di lakukan di St, George, university london ini menemukan bahwa ganja mengandung senyawa kimia utama yang dikenal sebagai cannabinoid yang bermanfaat untuk menghilangkan sel kanker otak.

"zat cannabinoid mengandung tetrahydrocannabinol (THC) dan cannabidiol (CBD) yang ketika digabungkan dengan sinar radiasi secara drastis mampu menyembuhkan kanker otak," ujar Dr Wai Liu, peneliti senior dari universitas ini. "Dalam beberapa kasus percobaan dengan menggunakan pengobatan ini, tumor secara efektif menghilang pada hewan."

"Penelitian ini sendiri mampu dijadikan sebagai terobosan dalam mengobati kanker serta menjadi masa depan cerah bagi penelitian tentang kanker. Tentu saja pengobatan ini harus melbikatn tenaga medis.

Selasa, 29 Agustus 2017

Ini yang memicu terjadinya kanker otak

Ini yang memicu terjadinya kanker otak,- tumor otak berasal dari berbagai jenis jaringan otak (misalnya, sel-sel glial, astrosit, dan jenis jenis sel otak lainnya). Kanker otak disebabkan oleh penyebaran sel kanker dari organ tubuh ke otak. Namun, penyebab untuk perubahan dari sel normal ke sel sel kanker pada tumor otak baik metastasis dan primer tidak sepenuhnya dipahami.

Data yang dikumpulkan oleh para ilmuwan penelitian menunjukan bahwa orang dengan faktor risiko tertentu lebih mungkin untuk mengembangkan kanker otak.

Seseorang yang berisiko terkena kanker otak adalah individu yang memiliki pekerjaan di sebuah kilang minyak, penanganan bahan bakar jet atau bahan kimia seperti benzena, ahli kimia, pembalsem, atau pekerja karet industri. Risiko kanker otak lebih tinggi dibanding masyarakat biasa.

Riwayat keluarga dengan kanker otak sebagai penyebab tumor otak belum terbukti. Namun faktro risiko lain seperti merokok, paparan radiasi, dan infeksi virus (HIV), memicu terjadinya kanker otak.

Hingga kini belum ada bukti bahwa kanker otak adalah menular, di sebabkan oleh trauma kepala, atau disebabkan oleh penggunaan ponsel. Meskipun banyak penelitian yang mengklaim bahwa aspartam (pemanis buatan) yang menyebabkan kanker otak, tapi itu bukan satu-satunya alasan. Ada banyak faktor pendukung lainnya.

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Ikuti gaya hidup sehat. hindari makanan berpengawet, rokok, alkohol serta penggunaan ponsel berlebihan agar kita terhindar dari penyakit kanker otak.

Selasa, 25 Juli 2017

Risiko kanker otak pada orang beralergi lebih kecil

Risiko kanker otak pada orang beralergi lebih kecil,- peneliti amerika serikat mengatakan bahwa orang yang memiliki alergi memiliki resiko terserang tumor otak lebih rendah. Judith Schwartzbaum, seorang profesor epidemologi di universitas ohio. mengatakan pria dan wanita yang pada sampel darahnya memiliki alergi berpotensi mempunyai glioma lebih kecil. Potensi tersebut mencapai angka 50 persen lebih kecil dibandingkan yang tidak memiliki alergi.

Informasi dari The Age (07/08) glioma dikenal mampu melemahkan sistem imun. Keberadaan glioma pada tubuh menyebabkan potensi tumbuhnya tumor atau kanker lebih besar.

Penelitian yang di terbitkan pada National Cancer Institute, Amerika, juga menyebutkan risiko kanker otak pada wanita beralergi lebih rendah dibanding pria beralergi.

Para peneliti telah mengumpulkan sampel dari orang yang belum memiliki glioma pada beberapa dasawarsa lalu. Dari sampel itulah data mengenai keterkaitan alergi dan glioma didapat. "Boleh jadi sistem imun yang lebih tinggi orang beralergi mampu menekan efek dari glioma" kata Schawrtbaum pada pernyataanya.

Ketidakberadaan alergi masih menjadi faktor terkuat pada kehadiran tumor otak. Namun Schartzbaum mengakui bahwa masih banyak yang perlu di teliti untuk hasil yang lebih akurat.

Posted by : Blog Azadea Azzahra

Jumat, 21 Juli 2017

Penyebab kanker otak pada anak

Penyebab kanker otak pada anak,- tumor yang paling umum berkembang pada anak-anak adalah tumor otak. Namun, anak laki-aki berisiko lebih rendah terkena kanker otak di bandingkan anak perempuan. Sejauh ini, para ilmuwan masih mencoba untuk mencari tahu penyebab kanker otak melalui berbagai penelitian. Penyebab dari kanker otak pada anak. Berikut adalah penyebab kanker otak pada anak-anak;

Terapi radiasi
Anak-anak yang mednapatkan teraspi radiasi pada kepala akibat pengobatan penyakit tertentu, dapat meningkatkan risiko pertumbuhan tumor. Tumor di otak dapat menyebabkan stres dan kerusakan pada daerah di sekitarnya. Itulah yang kemudian berkembang menjadi kanker.

Paparan bahan kimia
Beberapa bahan kimia dapat mengubah struktur gen yang melindungi tubuh terhadap tubuh terhadap penyakit jantung dan kanker. Orang-orang yang bekerja di kilang minyak, pabrik kimia dan laboratorium nuklir, berisiko lebih tinggi terkena kanker. Risiko tersebut juga mungkin terjadi pada anak-anak mereka.

Kondisi genetik tertentu.
Kondisi genetik tertentu, seperti neurofibromatosis dan sindrom retinoblastoma, juga dapat menyebabkan kanker otak dengan mengubah gen atau krosom.

Riwayat keluarga
Anak dengan riwayat keluarga yang mengalami kanker otak berisiko mengembangkan tumor pada sistem saraf pusat.

Kelainan gen
Beberapa kelaianan pada gen dapat menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak terkendali, yang pada akhirnya menyebabkan kanker. Penyusunan ulang kromosom juga menyebabkan gen abnormal.

Pastikan anda telah menerapkan gaya hidup sehat pada anak sejak dini. Berikan pula asupan gizi yang tepat untuk mendukung pertumbuhannya.

Rabu, 12 Juli 2017

Kenali 10 gejala kanker otak

Kenali 10 gejala kanker otak,- gejala kanker otak sering di anggap sebagai sakit kepala biasa. Tak jarang, pasien baru sadar ketika tingkat keparahan kanker telah mencapai stadium akhir. Tingkat keparahan yang sudah begitu tinggi sangat sulit untuk di sembuhkan. Sebelum terlambat, berikut adalah beberapa gejala kanker otak yang harus anda ketahui,

Gejala tumor otak sangat bervariasi dan tergantung pada ukuran tumor otak, lokasi dan tingkat pertumbuhan. Gejala umum yang di sebabkan oleh tumor otak termasuk:

Masalah pendengaran
Kejang, terutama pada seseorang yang tidak memiliki riwayat kejang.
Perubahan kepribadian atau perilaku.
Kesulitan dalam berbicara.
Kesulitan pada keseimbangan.
Kehilangan sensasi atau gerakan di lengan atau kaki secara bertahap.
Masalah penglihatan, seperti penglihatan kabur, penglihatan ganda atau kehilangan penglihatan perifer.
Mual dan muntah tanpa sebab yang jelas.
Sakit kepala yang secara bertahap menjadi lebih sering dan lebih parah.
Perubahan pola sakit kepala.

Posted by : Blog Azadea Azzahra