- Blog Azadea Azzahra

Kamis, 28 Desember 2017

Cara sehat hindari kanker otak

Cara sehat hindari kanker otak,- Otak adalah pusat kehidupan. Segala aktivitas kehidupan, hingga yang sekecil-kecilnya, hanya bisa terjadi melalui mekanisme yang diatur oleh otak. Dalam waktu yang bersamaan otak harus menjalankan beribu-ribu aktivitas sekaligus.

Saat tiba mendengar suara klakson dari belakang maka secepat kilat otak menyuruh kaki meloncat ke tepi, menyuruh leher menoleh ke belakang, menyuruh mata membelalak, menyuruh otot-otot menegang untuk mengatasi situasi darurat, menyuruh jantung memompa darah lebih kencang, menyuruh hidung tetap bernafas, dan masih banyak lagi yang harus diaturnya, semua itu dapat dilaksanakan bersamaan karena diatur oleh bagian oatk yang berbeda-beda.

Ya, otak memiliki banyak bagian yang memiliki fungsi berbeda-beda. Secara garis besar otak terbagi atas tiga bagian, yaitu otak Besar(cerebrum), otak kecil(cerebellum), dan batang otak(brain stem). Masing-masing bagian terbagi lagi menjadi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil lagi, lebih kecil lagi, dan lebih kecil lagi.Seperti bagian-bagian tubuh lain, otak bisa terkena tumor maupun kanker.Bedanya, jika pada bagian tubuh lain tumor jinak kadang tidak mengganggu dan tidak berbahaya, di otak, tumor jinak pun bisa sangat mengganggu dan membahayakan nyawa.

Kanker Otak biasanya diawali dengan sakit kepala yang tak hilang dalam jangka waktu lama. Gejala lain, terjadi kelemahan anggota gerak secara bertahap dan berjalan limbung serta muntah-muntah. Ditambah lagi penurunan penglihatan yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata serta gejala layaknya vertigo atau sempoyongan.
Jika kondisi ini terjadi pada Anda, segera lakukan pemerikasaan diri dan dianjurkan melakukan pemerikasan Magnetic Resonance Imaging(MRI).

Bagi Anda yang sehat, Anda tak perlu khawatir, sebab kanker otak bisa dicegah. Asalkan Anda mengikuti beberapa tips kesehatan berikut ini:

Membatasi radiasi langsung ke telinga, lebih baiknya menggunakan handsfree bila menggunakan telepon genggam dalam waktu lama.Untuk mencegah kanker otak,sebaiknya terapkan pola makan sehat dengan gizi yang seimbang, misalnya memperbanyak konsumsi buah-buahan,sayur dan biji-bijian.

Ditambah membatasi diri mengkonsumsi lemak, mengurangi konsumsi makanan yang diasap, dibakar dan diawetkan dengan nitrit, maupun zat-zat kimiawi buatan lainnya, menghentikan konsumsi alkohol dan rokok.

Jangan biarkan stress berat menyerang terus-menerus, sempatkan waktu beristirahat, dan lakukan refreshing yang dapat mengurangi dan menghilangkan stress Anda.

Membatasi radiasi, pola makan sehat, hentikan konsumsi alkohol dan jangan konsumsi obat tanpa resep dokter.

Rabu, 06 Desember 2017

Ketahui Minyak sayur ternyata bisa sebabkan kanker dan melemahkan otak

Ketahui Minyak sayur ternyata bisa sebabkan kanker dan melemahkan otak,-Dalam makanan sehari-hari, penggunaan minyak adalah hal yang tidak dapat dihindari. Salah satu minyak yang dipercaya menyehatkan adalah minyak sayur atau minyak nabati. Tetapi penelitian terbaru menyatakan bahwa minyak ini ternyata dapat menimbulkan kanker dan penyakit otak.

Sebuah penelitian terbaru menyatakn bahwa memasak dengan dengan menggunakan minyak sayur atau minyak nabati dapat menimbulkan munculnya berbagai zat kimia beracun yang dapat berakibat kanker dan melambatnya kerja otak.

Menurut University, makanan yang di goreng dengan menggunakan minyak sayur memiliki kandungan aldehyde lebih tinggi 100 hingga 200 kali lipat dari jumlah konsumsi harian yang di sarankan WHO.

Ketika dipanaskan, minyak sayur yang terbuat dari jagung, bunga matahari, kelapa sawit, dan kedelai dapat mengeluarkan sebuah zat kimia bernama aldehyde yang dapat menimbulkan berbagai macam kanker dan penyakit seperti alzheimer. Untuk diet, di sarnakan menggunakan mentega, minyak kelapa, dan wijen, karena lebih aman dibanding jenis minyak sayur lainnya.

Kandungan kimia serta lemak tak jenuh ganda yang di miliki oleh minyak ini juga di sebut dapat menimbulkan peradangan dan penyakit jantung dalam tubuh. Selain itu kandungan omega 6 yang kaya dari minyak ini juga dapat mengusir kandungan omega 3 yang diperlukan untuk tubuh.

Untuk kesehatan, para ahli menyarankan untuk menggunakan minyak sayur ini dalam jumlah yang sedikit. Cara lain adalah dengan menggantinya dengan menggunakan minyak zaitun yang jauh lebih sehat

Senin, 04 Desember 2017

Ketahui kanker otak pada orang beralergi lebih kecil

Ketahui kanker otak pada orang beralergi lebih kecil,- Peneliti Amerika Serikat mengatakan bahwa orang yang memiliki alergi memiliki risiko terserang tumor otak lebih rendah. Judith Schwartzbaum, seorang profesor epidemologi di Universitas Ohio, mengatakan pria dan wanita yang pada sampel darahnya memiliki alergi berpotensi mempunyai glioma lebih kecil. Potensi tersebut mencapai angka 50 persen lebih kecil dibandingkan yang tidak memiliki alergi.

Keberadaan glioma pada tubuh menyebabkan potensi tumbuhnya tumor atau kanker lebih besar.

Penelitian yang diterbitkan pada National Cancer Institute, Amerika, juga menyebutkan risiko kanker otak pada wanita beralergi lebih rendah dibanding pria beralergi. 

Para peneliti telah mengumpulkan sampel dari orang yang belum memiliki glioma pada beberapa dasawarsa lalu. Dari sampel itulah data mengenai keterkaitan alergi dan glioma didapat. "Boleh jadi sistem imun yang lebih tinggi orang beralergi mampu menekan efek dari glioma" kata Schawrtbaum pada pernyataannya.

Ketidakberadaan alergi masih menjadi faktor terkuat pada kehadiran tumor otak. Namun Schartzbaum mengakui bahwa masih banyak yang perlu diteliti untuk hasil yang lebih akurat. 

Senin, 25 September 2017

Mengejutkan, ganja bisa sembuhkan kanker otak

Mengejutkan, ganja bisa sembuhkan kanker otak,- sebuah penelitian menemkan bahwa ganja bisa menyerang kanker otak. secara agresif dan menyembuhkannya.

Penelitian yang di lakukan di St, George, university london ini menemukan bahwa ganja mengandung senyawa kimia utama yang dikenal sebagai cannabinoid yang bermanfaat untuk menghilangkan sel kanker otak.

"zat cannabinoid mengandung tetrahydrocannabinol (THC) dan cannabidiol (CBD) yang ketika digabungkan dengan sinar radiasi secara drastis mampu menyembuhkan kanker otak," ujar Dr Wai Liu, peneliti senior dari universitas ini. "Dalam beberapa kasus percobaan dengan menggunakan pengobatan ini, tumor secara efektif menghilang pada hewan."

"Penelitian ini sendiri mampu dijadikan sebagai terobosan dalam mengobati kanker serta menjadi masa depan cerah bagi penelitian tentang kanker. Tentu saja pengobatan ini harus melbikatn tenaga medis.

Selasa, 29 Agustus 2017

Ini yang memicu terjadinya kanker otak

Ini yang memicu terjadinya kanker otak,- tumor otak berasal dari berbagai jenis jaringan otak (misalnya, sel-sel glial, astrosit, dan jenis jenis sel otak lainnya). Kanker otak disebabkan oleh penyebaran sel kanker dari organ tubuh ke otak. Namun, penyebab untuk perubahan dari sel normal ke sel sel kanker pada tumor otak baik metastasis dan primer tidak sepenuhnya dipahami.

Data yang dikumpulkan oleh para ilmuwan penelitian menunjukan bahwa orang dengan faktor risiko tertentu lebih mungkin untuk mengembangkan kanker otak.

Seseorang yang berisiko terkena kanker otak adalah individu yang memiliki pekerjaan di sebuah kilang minyak, penanganan bahan bakar jet atau bahan kimia seperti benzena, ahli kimia, pembalsem, atau pekerja karet industri. Risiko kanker otak lebih tinggi dibanding masyarakat biasa.

Riwayat keluarga dengan kanker otak sebagai penyebab tumor otak belum terbukti. Namun faktro risiko lain seperti merokok, paparan radiasi, dan infeksi virus (HIV), memicu terjadinya kanker otak.

Hingga kini belum ada bukti bahwa kanker otak adalah menular, di sebabkan oleh trauma kepala, atau disebabkan oleh penggunaan ponsel. Meskipun banyak penelitian yang mengklaim bahwa aspartam (pemanis buatan) yang menyebabkan kanker otak, tapi itu bukan satu-satunya alasan. Ada banyak faktor pendukung lainnya.

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Ikuti gaya hidup sehat. hindari makanan berpengawet, rokok, alkohol serta penggunaan ponsel berlebihan agar kita terhindar dari penyakit kanker otak.

Selasa, 25 Juli 2017

Risiko kanker otak pada orang beralergi lebih kecil

Risiko kanker otak pada orang beralergi lebih kecil,- peneliti amerika serikat mengatakan bahwa orang yang memiliki alergi memiliki resiko terserang tumor otak lebih rendah. Judith Schwartzbaum, seorang profesor epidemologi di universitas ohio. mengatakan pria dan wanita yang pada sampel darahnya memiliki alergi berpotensi mempunyai glioma lebih kecil. Potensi tersebut mencapai angka 50 persen lebih kecil dibandingkan yang tidak memiliki alergi.

Informasi dari The Age (07/08) glioma dikenal mampu melemahkan sistem imun. Keberadaan glioma pada tubuh menyebabkan potensi tumbuhnya tumor atau kanker lebih besar.

Penelitian yang di terbitkan pada National Cancer Institute, Amerika, juga menyebutkan risiko kanker otak pada wanita beralergi lebih rendah dibanding pria beralergi.

Para peneliti telah mengumpulkan sampel dari orang yang belum memiliki glioma pada beberapa dasawarsa lalu. Dari sampel itulah data mengenai keterkaitan alergi dan glioma didapat. "Boleh jadi sistem imun yang lebih tinggi orang beralergi mampu menekan efek dari glioma" kata Schawrtbaum pada pernyataanya.

Ketidakberadaan alergi masih menjadi faktor terkuat pada kehadiran tumor otak. Namun Schartzbaum mengakui bahwa masih banyak yang perlu di teliti untuk hasil yang lebih akurat.

Posted by : Blog Azadea Azzahra

Jumat, 21 Juli 2017

Penyebab kanker otak pada anak

Penyebab kanker otak pada anak,- tumor yang paling umum berkembang pada anak-anak adalah tumor otak. Namun, anak laki-aki berisiko lebih rendah terkena kanker otak di bandingkan anak perempuan. Sejauh ini, para ilmuwan masih mencoba untuk mencari tahu penyebab kanker otak melalui berbagai penelitian. Penyebab dari kanker otak pada anak. Berikut adalah penyebab kanker otak pada anak-anak;

Terapi radiasi
Anak-anak yang mednapatkan teraspi radiasi pada kepala akibat pengobatan penyakit tertentu, dapat meningkatkan risiko pertumbuhan tumor. Tumor di otak dapat menyebabkan stres dan kerusakan pada daerah di sekitarnya. Itulah yang kemudian berkembang menjadi kanker.

Paparan bahan kimia
Beberapa bahan kimia dapat mengubah struktur gen yang melindungi tubuh terhadap tubuh terhadap penyakit jantung dan kanker. Orang-orang yang bekerja di kilang minyak, pabrik kimia dan laboratorium nuklir, berisiko lebih tinggi terkena kanker. Risiko tersebut juga mungkin terjadi pada anak-anak mereka.

Kondisi genetik tertentu.
Kondisi genetik tertentu, seperti neurofibromatosis dan sindrom retinoblastoma, juga dapat menyebabkan kanker otak dengan mengubah gen atau krosom.

Riwayat keluarga
Anak dengan riwayat keluarga yang mengalami kanker otak berisiko mengembangkan tumor pada sistem saraf pusat.

Kelainan gen
Beberapa kelaianan pada gen dapat menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak terkendali, yang pada akhirnya menyebabkan kanker. Penyusunan ulang kromosom juga menyebabkan gen abnormal.

Pastikan anda telah menerapkan gaya hidup sehat pada anak sejak dini. Berikan pula asupan gizi yang tepat untuk mendukung pertumbuhannya.