- Blog Azadea Azzahra: Mei 2017

Laman

Minggu, 28 Mei 2017

Perlu Anda Ketahui Gejala Kista Ovarium

Perlu anda ketahui gejala kista ovarium,- adalah kantung berisi cairan pada permukaan ovarium wanita. Pada kebanyakan kasus, kista ovarium bentuknya kecil dan cukup jinak, jadi tak ada gejala yang di rasakan.

Bahkan meski muncul gejala, terkadang wanita juga belum tentu memiliki kista. Sebab bisa jadi gejala yang di rasakan sebenarnya adalah indikasi dari penyakit lain. Namun tidak ada salahnya mengenali gejala kista ovarium berikut ini:

Mentruasi tidak lancar -  haid juga akan membuat wanita kesakitan, berlangsung terlalu lama atau sebentar, pendarahan hebat atau sedikit.
Nyeri di bagian panggul, terutama jika kista sudah mulai menyebar di bagian punggung belakang bawah.
Nyeri panggul muncul tepat sebelum dan atau sesudah menstruasi.
Nyeri panggul selama bercinta.
Kesakitan ketika buang air besar.
Merasakan tekanan di bagian perut.
Payudara mengencang dan atau mual.
Dada dan perut membengkak, terasa berat, dan kembung.
Bermasalah dengan mengosongkan isi kandung kemih.
Merasa ada tekanan di bagian rektum atau kandung kemih, sehingga seseorang harus sering ke kamar mandi untuk buang air besar atau kecil.
Ketidaknormalan hormon, sehingga berakibat munculnya perubahan pada payudara dan pertumbuhan rambut.

Sementara itu, jika tiba-tiba abdomen atau panggul terasa begitu nyeri atau rasa sakit diderita bersamaan dengan demam atau muntah, sebaiknya hubungi dokter.

Posted by : Blog Azadea Azzahra

Minggu, 21 Mei 2017

Kenali jenis kista ovarium yang pengaruhi kesuburan

Kenali jenis kista ovarium yang pengaruhi kesuburan,- bagi wanita, mendapat berita bahwa dia memiliki kista ovarium tentu mengagetkan dan membuat mereka khawatir. Kebanyakan mereka akan berpikir bahwa kista berbahaya dan mirip seperti kanker. Padahal seharusnya wanita tak perlu terlalu takut ketika mengalami hal lain.

Kista ovarium adalah kantung berisi cairan yang terbentuk di dalam ovarium wanita. Organ tersebut berkaitan dengan produksi sel telur dan hormon pada wanita. Kebanyakan jenis kista ovarium tidak berbahaya bagi kesehatan wanita. Meski begitu, seringkali wanita bertanya-tanya apakah kista ovarium bisa berpengaruh terhadap kesuburan mereka.

Menurut Mary M Gallenberg M.D dari Mayo Clinic, tak semua kista ovarium bisa berpengaruh terhadap kesuburan. Beberapa jenis kista ovarium yang bisa berpengaruh terhadap kesuburan antara lain:

Kista ovarium akibat sindrom polisistis ovarium
Polycystic ovary syndrome (PCOS) adalah kondisi ketika ada banyak kista kecil tumbuh pada ovarium. Hal ini bisa menyebabkan gangguan pada menstruasi serta produksi hormon yang berlebihan. Pada akhirnya, hal ini berpengaruh pada kesuburan wanita.

Endometriomas
Endometriomas adalah kista yang di sebabkan oleh endometriosis, kondisi ketika jaringan yang seharusnya melapisi uterus tumbuh ke luar uterus. Kista ovarium jenis ini bisa berpengaruh  pada keseburan.

Sementara beberapa jenis kista ovarium berikut ini diketahui tak bisa mempengaruhi kesuburan wanita kecuali tumbuh sampai besar.

Kista Dermoid
Kista jenis ini tak berisi cairan, melainkan jaringan seperti kulit, rambut, atau bahkan gigi. Kista dermoid ini tidak berkaitan dengan kesuburan dan tidak akan mempengaruhi kesuburan pada wanita.

Cystadenomas
Cystadenomas adalah kista yang tumbuh dalam ovarium dan muncul ke permukaan ovarium. Meski kista jenis ini sebaiknya segera diperiksakan dan dirawat, kista ini tidak mempengaruhi keseburan.

Kista fungsional
Kista fungsional adalah salah satu jenis kista yang paling umum dan biasanya terbentuk dalam masa menstruasi. Kista jenis ini tidak berpengaruh terhadap kesuburan.

Itulah beberapa jenis kista yang bisa mempengaruhi kesuburan dan tidak. tak semua jenis kista bisa berpengaruh pada kesuburan, namun sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan secara teratur dan segera melakukan perawatan jika diketahui memiliki kista.

Posted by : Blog Azadea Azzahra

Jumat, 19 Mei 2017

Gigi berlubang adalah salah satu gejala stres

Gigi berlubang adalah salah satu gejala stres,- Penurunan nafsu makan atau perubahan suasana hati sering dianggap menjadi gejala stres. Namun ternyata ada banyak gejala stres lain yang justru jarang diketahui. Apa saja?

Otot kaku
Rasa nyeri pada leher akibat duduk berjam-jam di depan layar komputer bisa jadi gejala stres. Ketika mengalami kondisi ini, coba tarik napas dalam-dalam sebanyak 5-10 kali lakukan peregangan untuk membuat otot lebih rileks.

Bingung
Mudah bingung di sebabkan oleh stres. Sebab stres membuat seseorang sulit fokus dan mudah terpengaruh oleh berbagai hal. Coba tenangkan diri dengan jalan-jalan atau menyeduh teh hangat. Suasana hati yang lebih baik bisa menghilangkan kebingungan.

Pelupa
Entah itu lupa akan janji atau tak ingat di mana menaruh barang, kondisi ini adalah salah satu gejala stres. Menurut peneliti, stres membuat jaringan memori di dalam otak sedikit mengalami gangguan.

Selalu mengantuk
Selalu mengantuk? Bisa jadi itu adalah gejala stres. Sebab hormon penyebab stres membuat tubuh selalu letih dan lesu. Jadi coba penuhi kebutuhan tidur. Jika perlu, luangkan waktu 30 menit saja untuk tidur siang.

Mual
Ketika  memikirkan sesuatu yang mengkhawatirkan, seseorang biasanya merasa mual secara tiba-tiba. Hal itu memang wajar, tetapi jangan dibiarkan. Sebab khawatir berlebihan mampu memicu kondisi stres.

Kulit kasar
Sepertinya terdengar aneh , namun kulit bisa jadi tolak ukur terhadap gejala stres seseorang. Jika kulit mendadak kasar, mungkin sistem imun sedang bereaksi terhadap radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.

Gigi berlubang
Tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut memang memicu gigi berlubang. Tetapi kondisi ini ternyata juga bisa jadi gejala stres. Sebab ketika stres, seseorang tak sadar menggeretakkan gigi di malam hari dan memicu lubang.

Mengigit kuku
Punya kebiasaan mengigit kuku? ika iya, tubuh bisa jadi mengalami stres dan mencoba untuk memberi tahu lewat kebiasaan menggigit kuku. Untuk mengatasinya, potong kuku sependek mungkin agar tak ada kesempatan untuk menggigitnya.

Mata kendutan
Mata yang berkedut sangat menjengkelkan sekaligus mengkhawatirkan jika berlangsung terlalu lama. Mungkin mata mengalami stres akibat memandang hal yang sama selama berjam-jam. Coba redakan dengan istirahat setiap setengah jam.

Baca juga:




Posted by : Blog Azadea Azzahra

Rabu, 17 Mei 2017

Benarkah kista ovarium tak bisa dicegah

Benarkah kista ovarium tak bisa dicegah,- Meski tak berbahaya, namun beberapa jenis kista ovarium bisa mengganggu dan berpengaruh terhadap kesuburan wanita. Berita buruknya, peneliti belum mengetahui secara pasti cara untuk mencegah munculnya kista ovarium.

Memang belum ditemukan cara jelas untuk mencegah kista ovarium. Namun bukan berarti kista ovarium tak dapat dicegah dan segera ditangani. Ahli dari Mayo Clinic menjelaskan bahwa melakukan pemeriksaan pelvis secara teratur bisa membantu memastikan adanya perubahan pada ovarium dan mendiagnosis munculnya kista sedini mungkin.

Langkah ini juga bisa dilakukan untuk mencegah munculnya kista ovarium ketika telah muncul gejala atau tandanya sejak awal. Selain itu, pastikan untuk selalu mengawasi siklus menstruasi, termasuk gejala munculnya kista ketika menstruasi.

Berdasarkan Womens Health, kista ovarium biasanya juga tidak menunjukkan gejala dan bisa menghilang dengan sendirinya. Namun para wanita juga disarankan untuk berhati-hati dengan gejala seperti perubahan siklus menstruasi, rasa sakit pada bagian pelvis, dan lainnya.

Untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari munculnya kista ovarium, sebaiknya wanita menerapkan gaya hidup yang sehat, tidak mengonsumsi terlalu banyak lemak. Memenuhi nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan tubuh serta menjaga kebersihan diri.

Menjaga kebersihan daerah pribadi dengan baik sangat penting untuk kesehatan organ intim. Jika mengalami adanya gejala yang mencurigakan saat menstruasi atau apapun yang berkaitan dengan rasa sakit pada organ intim, segera periksakan diri ke dokter.

Posted by : Blog Azadea Azzahra

Minggu, 14 Mei 2017

Tanda Penyakit Kanker Usus Yang Sudah Menyebar

Tanda Penyakit Kanker Usus Yang Sudah Menyebar,- di tengah gaya hidup yang tidak sehat belakangan ini, penyakit kanker menjadi penyakit yang dapat dengan mudah menjangkit siapa saja, tak terkecuali dengan ususmu.

Ya, penyakit kanker usus menjadi penyakit kanker yang mudah di temui saat ini. Sayangnya penderita kanker usus tak menyadari adanya penyakit ini di usus mereka sejak awal dan ketika di ketahui, penyakitnya sudah menyebar dan semakin menggawat.

Sebenarnya ada satu cara mudah untuk mendeteksi penyakit ini sejak dini yaitu dengan cara memperhatikan kotoran yang kamu keluarkan. Ash Gupta dari Ramsay Health Care, Inggris mengatakan bahwa tekstur abnormal dari kotoran yang keluar seperti berair bisa menjadi tanda awal dari kanker usus. Kemudian ketika kamu menemukan bahwa kotoran yang kamu keluarkan bercampur dengan darah, itu adalah tanda bahwa penyakit kanker semakin menggawat.

Darah yang keluar dari kotoran adalah akibat dari pendarahan yang terjadi di usus Anda. Penyakit kanker yang sudah menggawat dan menyebar inilah yang membuat adanya inflamasi di dalam ususmu, terangnya.

Sebenarnya penyakit kanker usus mudah untuk disembuhkan. Asal kamu sudah mendeteksinya sejak awal sehingga penanganan medis bisa segera dilakukan. Oleh karena itu meski terdengar menjijikan, namun kamu juga perlu mengecek kotoran yang kamu keluarkan untuk mengetahui kesehatan pencernaanmu.

Posted by : Blog Azadea Azzahra